SR Inpres 8 tahun 2025, putus transmisi kemiskinan lewat jalur pendidikan.
"Kemensos diberi amanah konsep baording, unggulan seperti Taruna Nusantara, siswanya khsusus bagi orang miskin, yang kaya tidak boleh,"ujar Agus.
Di SR tidak ada diskriminasi sosial atau ekonomi, untum pembayaan dari APBN, Indeks anak di SR Rp 4 juta pertahun Rp 48 juta.
"SR ini bukti nyata komitmen Presiden memuliakan saudara sebangsa dan setanah air yang miskin, ada 4 juta anak putus sekolah dan tidak sekolah. Itu data BPS ya, Allhamdulillah, sejak Maret 2025 sudah 166 titik SR, siswa 16 ribu guru 1500 tenaga pendidikan 8400,"ujar Jabo.
Agus Jabo menegaskan Kemensos diperintahkan presiden, kolaborasi dengan kementerian lain, Ada satgas terdiri dari PU dan Kemedinas.
"Target niat presiden tak ada diskriminasi pendidikan pada anak, SR untuk anak keluarga tak mampu, dia didik selain hebat ilmu sekolah juga kuat karakter berbangsa dan bernegara."Untuk karakter Kemensos kerjasama TNI/Polri. Indikator SR bagaimana lulusan sekolah itu,"ujar Wamensos RI.
Pada paparan di Retret 2026 harus berdiri 200 titik. PWI harus berperan, kabarkan ke seluruh masyarakat. SR kata Agus Jabo Progul mulia dari presiden.
Siapa yang gak mewek ketika menyimak, Sofi anak NTT di video nya "Beta Tahu Bapak Sibuk Urus Negara.. tapi masih pikirkan kami bersekolah," isi surat Sofia yang mengaduk emosi siapa sjaa melihatnya. (*)
Editor : Fix Sumbar