Lebih lanjut disampaikan, pembangunan Sekolah Rakyat direncanakan dimulai pada tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp250 hingga Rp300 miliar. Fasilitas yang akan dibangun meliputi asrama, rumah ibadah, lapangan olahraga, klinik kesehatan, sarana air bersih, akses jalan yang memadai, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Seluruh siswa yang bersekolah di sana akan mendapatkan pendidikan secara gratis.
Menurutnya, pembangunan tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi Nagari Tanjung Alam dan kawasan sekitarnya.
Wakil Bupati Ahmad Fadly optimistis pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam akan semakin memperkuat posisi Tanah Datar sebagai daerah yang serius membangun sumber daya manusia sejak akar rumput. Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai apabila seluruh anak bangsa memperoleh kesempatan pendidikan yang setara.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan bantuan satu unit ambulans untuk Masjid Raya Tanjung Alam dari Winda Lorita, keluarga besar Dony Oskaria. (*) Editor : Fix Sumbar

