Tanah Ulayat dan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam: Ketika Adat Membuka Jalan Pendidikan

Tanah Ulayat dan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam: Ketika Adat Membuka Jalan Pendidikan
Tanah Ulayat dan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam: Ketika Adat Membuka Jalan Pendidikan

Bagi masyarakat Minangkabau, keputusan melepas sebagian tanah ulayat bukan langkah sederhana. Warga menjalankan diskusi adat secara bertahap sebelum mencapai mufakat bersama. Tanah pusako yang sebelumnya menjadi simbol warisan keluarga kini berubah menjadi harapan baru bagi pendidikan generasi muda.

Selain membuka akses pendidikan, pembangunan sekolah juga diproyeksikan menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi pusat kegiatan baru yang memperkuat kehidupan nagari.

Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi bagian dari agenda nasional Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia hingga 2029. Pemerintah menargetkan pembangunan ratusan sekolah serupa sebagai strategi memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan.

Kisah Tanjung Alam menunjukkan bahwa tanah ulayat tidak selalu identik dengan konflik. Sebaliknya, ketika adat dihormati dan musyawarah dijalankan, pusako justru mampu menjadi jembatan masa depan yang menghubungkan tradisi dengan pembangunan. (*)

Editor : Fix Sumbar
Banner JPS - Bola
Bagikan

Berita Terkait
Terkini