InJourney Ikut Menguatkan: Fiki Satari Nilai BOM Run 2026 Berpotensi Jadi Agenda Nasional Sport Tourism

InJourney Ikut Menguatkan: Fiki Satari Nilai BOM Run 2026 Berpotensi Jadi Agenda Nasional Sport Tourism
InJourney Ikut Menguatkan: Fiki Satari Nilai BOM Run 2026 Berpotensi Jadi Agenda Nasional Sport Tourism

JAKARTA - Dukungan terhadap penyelenggaraan BOM Run 2026 terus menguat. Dalam sebuah diskusi hangat di Jakarta, Tubagus Fiki Chikara Satari menilai ajang tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi agenda nasional sport tourism, sekaligus menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif dan pelaku UMKM.

Pertemuan itu dihadiri Ketua Pelaksana BOM Run 2026 Revdi Iwan Syahputra, Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Alumni SMA 3 Padang (Ikasmantri) Yulviadi Adek, Wakil Sekretaris Panitia Adril Syukri, serta dua figur muda kreatif, Mario Davis dan M. Aldi Novri Kurnia Abidin.

Diskusi berlangsung cair namun penuh gagasan. Berbagai kemungkinan kolaborasi dibahas untuk mengembangkan BOM Run tidak sekadar sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai panggung yang mempertemukan olahraga, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Sebagai Komisaris di InJourney Aviation Services-bagian dari ekosistem pariwisata nasional di bawah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney)-Fiki melihat event lari yang dikemas dengan narasi kuat dan pengalaman wisata memiliki potensi besar menarik pelari dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

“Event lari sekarang bukan sekadar kompetisi. Ia sudah menjadi pengalaman wisata. Jika dikemas dengan baik, BOM Run bisa menjadi magnet-bukan hanya bagi pelari, tetapi juga wisatawan, pelaku kreatif, dan UMKM,” ujar Fiki dalam keterangan yang diterima, Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, sejumlah event lari di Indonesia telah berkembang menjadi agenda nasional yang dinantikan para pelari setiap tahun, seperti Jakarta Marathon, Borobudur Marathon, dan Bali Marathon. Dengan konsep yang matang dan kolaborasi yang kuat, BOM Run dinilai memiliki peluang untuk mengikuti jejak tersebut.

Fiki yang juga aktif dalam pengembangan ekonomi kreatif melalui Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menilai sport tourism merupakan sektor strategis yang mampu menggerakkan ekonomi daerah secara luas.

Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, menjelaskan bahwa sejak awal panitia merancang event ini sebagai gerakan kolaboratif yang menghubungkan olahraga, promosi daerah, dan ekonomi rakyat.

“BOM Run tidak kita lihat hanya sebagai lomba lari. Ini momentum mempertemukan olahraga, promosi daerah, UMKM, dan ekonomi kreatif dalam satu ekosistem,” kata Revdi.

Hal senada disampaikan Yulviadi Adek yang menegaskan dukungan penuh dari Pengurus Besar Ikasmantri terhadap pengembangan event tersebut. Ia menilai keterlibatan tokoh-tokoh di tingkat nasional seperti Fiki Satari akan semakin memperkuat posisi BOM Run sebagai event yang memiliki daya tarik luas.

Editor : Fix Sumbar
Banner JPS- Insanul KamilBanner Nindy - JPSBanner Rahmat Saleh - Milad Berdaya
Bagikan

Berita Terkait
Terkini