Danantara Dinilai Berperan Strategis dalam Proyek Hilirisasi Fase II, Ini Penjelasannya

Danantara Dinilai Berperan Strategis dalam Proyek Hilirisasi Fase II, Ini Penjelasannya
Danantara Dinilai Berperan Strategis dalam Proyek Hilirisasi Fase II, Ini Penjelasannya

Dalam hal dampak ekonomi, sektor pertanian dinilai memiliki potensi penciptaan lapangan kerja terbesar, sementara sektor mineral seperti nikel dinilai memiliki efek pengganda (multiplier) tinggi terhadap industri manufaktur, khususnya baterai dan kendaraan listrik.

Meski begitu, Revindo mengatakan bahwa proyek hilirisasi menghadapi tantangan dari sisi keberlanjutan, terutama terkait standar lingkungan global. Industri nikel, misalnya, berisiko menghadapi isu deforestasi dan limbah tailing, sementara sektor sawit dituntut memenuhi standar rantai pasok bebas deforestasi.

Di sisi lain, proyek berbasis energi fosil juga menghadapi ketidakpastian di tengah tren transisi energi global. Lebih jauh, ia menilai bahwa hilirisasi dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang lebih besar.

"Transformasi ekonomi ini memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk peningkatan produktivitas tenaga kerja, penguatan UMKM, inovasi teknologi, serta diversifikasi ekonomi," ucapnya. (*)

Editor : Fix Sumbar
Banner Komintau - MenteriBanner KI sumbar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini