PADANG - Ribuan netizen di media sosial tengah dihebohkan dengan kabar kepergian Carel Syadef, striker tajam sekaligus top skor PSP Padang, dari tim berjuluk Pandeka Minang tersebut.
Unggahan akun Instagram @psppadangfc yang mengabarkan hengkangnya pemain kunci ini sontak dibanjiri komentar warganet yang mempertanyakan langkah kontroversial manajemen klub. Lantas, ada apa sebenarnya di balik hengkangnya sang "Ronaldo-nya Padang" ini?
Dalam unggahan singkat akun Instagram PSP Padang, dengan tegas dinyatakan bahwa Carel Syadef resmi meninggalkan tim. Striker muda nan tajam yang menjadi ujung tombak lini depan PSP ini dikenal sebagai top skor PSP Padang dengan koleksi gol yang brilian sepanjang musim.
Prestasi Carel bersama PSP Padang memang tidak perlu diragukan lagi. Dalam partai final Liga 4 Sumatera Barat musim 2025/2026, ia menjadi pahlawan kemenangan dramatis dengan mencetak gol penentu saat PSP Padang menumbangkan rival abadinya, PSPP Padang Panjang, dengan skor 3-2 melalui babak tambahan waktu yang menegangkan.
Di laga puncak yang berlangsung di Stadion Utama Sumbar, Kamis (2/4/2026) lalu ia sukses menaklukkan pertahanan PSPP dengan serangan balik cepatnya yang mematikan pada menit ke-106.
Tak hanya itu, konsistensinya di sepanjang kompetisi benar-benar membekas. Carel Syadef berhasil mencatatkan namanya sebagai top skor Liga 4 Sumbar 2025/2026 dengan torehan fantastis 20 gol, sekaligus meraih gelar Sepatu Emas turnamen. Gaya bermainnya yang agresif dan insting gol yang tajam membuatnya dijuluki sebagai "Ronaldo-nya Padang" oleh para penggemarnya.
Kabar hengkangnya Carel Syadef di tengah persiapan PSP menuju putaran nasional Liga 4 tentu menjadi pukulan telak. Unggahan akun @psppadangfc yang berisi pernyataan perpisahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari netizen yang kecewa dan mempertanyakan langkah manajemen klub.
"Ada apa dengan PSP? Carel itu pemain terbaik dan top skor kita, kenapa dilepas begitu saja. Manajemen harus kasih penjelasan ke publik!" ujar salah satu warganet di kolom komentar pada Kamis 21 Mai 2026.
Banyak pihak yang menyayangkan keputusan ini, karena Carel dianggap sebagai fondasi penting kesuksesan PSP Padang meraih gelar juara. Kehilangan seorang pencetak gol andalan di momen krusial jelang putaran nasional dinilai sebagai langkah yang kontraproduktif dan bahkan "tidak fair" bagi para pendukung setia PSP.
Editor : Fix Sumbar


