"Sebagai bagian dari InJourney Group, Sarinah meyakini bahwa budaya dan masyarakat lokal merupakan aset utama dalam membangun daya saing destinasi wisata Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami berharap pelaku pariwisata di Labuan Bajo semakin siap menghadirkan pengalaman yang berakar pada kekayaan budaya lokal, sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat setempat. Inilah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa kemajuan pariwisata juga menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi komunitas lokal," ujar Ibu Raisha.
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Ibu Christine Hutabarat, menyampaikan bahwa keberlanjutan merupakan prinsip utama dalam pembangunan pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing global.
“Keberlanjutan dalam pariwisata bukan sekadar menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan bahwa manfaat ekonomi, sosial, dan budaya dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat lokal dari generasi ke generasi. Sebuah destinasi hanya dapat tumbuh secara berkelanjutan apabila masyarakat di dalamnya memiliki kapasitas, kesempatan, dan peran yang kuat sebagai pelaku utama pembangunan pariwisata”.
“Kami ingin membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong perubahan perilaku, peningkatan kapasitas, dan tumbuhnya kepemimpinan lokal di sektor pariwisata. Ketika masyarakat memiliki kompetensi, rasa memiliki, dan kesempatan untuk berkembang, maka mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak utama keberlanjutan destinasi. Inilah yang menjadi tujuan jangka panjang kami, yaitu menciptakan nilai bersama yang terus bertumbuh bahkan setelah program ini selesai dilaksanakan”.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) Injourney Group yang secara konsisten diwujudkan melalui berbagai inisiatif sosial dan lingkungan. Dengan mengedepankan kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat, Injourney Group berupaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi lingkungan dan komunitas di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dalam keterangan bersama yang disampaikan Corporate Communication ketiga anak usaha InJourney tersebut, dijelaskan beberapa langkah awal kegiatan sudah terlaksana dan sukses diikuti oleh seluruh peserta. Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan antara lain pemetaan kebutuhan dan potensi wilayah, seleksi peserta dan kelompok binaan.Selain itu, materi yang tak kalah pentingnya dibagikan adalah terkait pelatihan hospitality dan service excellence, workshop komunikasi pelayanan dan customer experience serta pendampingan implementasi di lapangan.
Peserta juga dibekali dengan materi monitoring, evaluasi, dan pengukuran dampak program dan pengembangan local champion sebagai agen perubahan di komunitas. (*)
Editor : Fix Sumbar