"Tantangan itu harus menjadi agenda bersama agar dapat terselesaikan dengan baik. Untuk mencapai itu perlu kolaborasi, mari kita berkolaborasi untuk pembangunan Kota Padang," ajak Muharlion.
Dukungan senada disampaikan Asisten II Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri. Mengutip pesan Gubernur, ia menegaskan bahwa kemajuan Kota Padang adalah marwah dan kebanggaan seluruh masyarakat Sumbar.
"Pembangunan Kota Padang tidak boleh dipandang sebagai tanggung jawab Pemko Padang semata, tetapi adalah kerja bersama yang memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, Pemko, DPRD, dunia usaha, dan perguruan tinggi," kata Adib Alfikri.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat nasional yang juga Sekjen Kemenlu RI, Denny Abdi, mengapresiasi langkah progresif Wali Kota Fadly Amran, termasuk terobosan penataan kawasan Batang Arau serta perluasan kerja sama internasional.
"Hubungan baik ini akan bisa merakit sebuah kerja sama yang membawa kesejahteraan bagi Kota Padang. Apabila Batang Arau bersih, promosi pariwisata bisa kita dorong maksimal. Kunci yang perlu kita hadirkan adalah bersih, rapi, dan hospitality," kata Denny Abdi.Rapat Paripurna Istimewa ini menutup rangkaian awal peringatan HJK Padang ke-357 dengan meneguhkan semangat kebersamaan seluruh elemen kota menuju Padang yang sejahtera, modern, religius, dan tangguh bencana. (*)
Editor : Fix Sumbar


