"Pecahkan Rekor Pilwana Solok Selatan" Bidar Alam Sumbang Delapan Kandidat Terbanyak

"Pecahkan Rekor Pilwana Solok Selatan" Bidar Alam Sumbang Delapan Kandidat Terbanyak
"Pecahkan Rekor Pilwana Solok Selatan" Bidar Alam Sumbang Delapan Kandidat Terbanyak

Oleh: Eka Puji Lestari.,M.Pd

Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan, mencatat sejarah sebagai nagari dengan jumlah bakal calon Wali Nagari terbanyak pada Pilwana Serentak Kabupaten Solok Selatan 2026. Sebanyak delapan putra/i terbaik mendaftarkan diri untuk memperebutkan amanah memimpin nagari selama delapan tahun, menjadikan Bidar Alam sebagai nagari dengan antusiasme pencalonan tertinggi di antara 39 nagari yang mengikuti Pilwana serentak di tujuh kecamatan, sehingga menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilihan yang demokratis, partisipatif, dan berintegritas.

Kabid Pemerintahan Nagari Dinas Sosial PMD Kabupaten Solok Selatan, Joni Pardilo menjelaskan, Pilwana Serentak 2026 dilaksanakan di 39 nagari pada tujuh kecamatan, dengan melibatkan 542 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan 124.908 pemilih.

Karena itu, seluruh tahapan harus dijalankan sesuai regulasi, mulai dari pencalonan, penyaringan, penetapan calon, kampanye, hingga pemungutan suara.Dari sisi penyelenggaraan, skala Pilwana Serentak Solok Selatan tergolong cukup besar.

Selain itu, penyelenggaraan Pilwana secara serentak memberikan implikasi terhadap peningkatan legitimasi pemerintahan nagari. Ketika seluruh nagari melaksanakan pemilihan dalam periode yang sama, standar penyelenggaraan, transparansi tahapan, serta akuntabilitas panitia menjadi perhatian bersama di tingkat kabupaten.

Oleh karena itu, semangat "Pilwana Badunsanak" yang diusung di Nagari Bidar Alam memiliki relevansi yang lebih luas sebagai model demokrasi lokal yang mengedepankan persaudaraan di tengah perbedaan pilihan politik.

Nilai tersebut menjadi modal sosial penting agar kontestasi politik tidak berkembang menjadi konflik sosial, tetapi tetap menjadi sarana memilih pemimpin terbaik yang memperoleh legitimasi kuat dari masyarakat. Keberhasilan setiap nagari, termasuk Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan, Kabupaten Solok Selatan, memasuki babak yang semakin menarik.

Setelah diawali sosialisasi dan pendidikan pemilih tertanggal 25 Juli -31 Juli 2026 yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari Generasi Z, kelompok yasinan, hingga remaja masjid, turut menjadi ruang dialog untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga demokrasi yang damai, berintegritas, dan bebas dari praktik yang dapat mencederai proses pemilihan.

Kini tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) resmi mengerucut pada lima kandidat terbaik yang akan bertarung memperebutkan amanah memimpin Nagari Bidar Alam selama delapan tahun ke depan, dalam menyelenggarakan tahapan pemilihan secara tertib, transparan, dan damai akan menjadi indikator penting bagi kualitas demokrasi lokal di Kabupaten Solok Selatan secara keseluruhan.

Panitia Pilwana bersama Pemerintah Nagari dan Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Bidar Alam sejak awal menempatkan pendidikan politik masyarakat sebagai pondasi utama penyelenggaraan Pilwana. Berbagai kegiatan sosialisasi digelar secara langsung di lingkungan masyarakat dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing kelompok.

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026
Bagikan

Berita Terkait
Terkini