Jelang Musda IX LKAAM Padang, Hendri Yazid Bangun Komunikasi dengan Pemangku Adat

Jelang Musda IX LKAAM Padang, Hendri Yazid Bangun Komunikasi dengan Pemangku Adat
Jelang Musda IX LKAAM Padang, Hendri Yazid Bangun Komunikasi dengan Pemangku Adat

Dorong Adat Tetap Relevan dengan Perkembangan Zaman

Lebih lanjut, Hendri Yazid menyoroti pentingnya menjaga adat dan budaya Minangkabau agar tetap relevan dengan perkembangan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, melestarikan adat bukan berarti menutup diri terhadap perubahan. Nilai-nilai dasar adat tetap harus dipertahankan, sementara cara penerapannya dapat menyesuaikan dengan kondisi dan tantangan masyarakat saat ini.

“Adat harus tetap hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, kita harus mampu menjembatani nilai-nilai adat dengan kebutuhan masyarakat hari ini. Generasi muda harus kita rangkul dan diberikan ruang agar mereka mengenal, memahami dan ikut melestarikan adat serta budaya Minangkabau,” ujarnya.

Ia menilai generasi muda memiliki posisi penting dalam menjaga kesinambungan adat dan budaya Minangkabau.

Karena itu, pembinaan generasi muda perlu menjadi perhatian bersama. Mereka tidak hanya perlu diperkenalkan dengan adat secara teoritis, tetapi juga diberikan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kebudayaan.

Menurut Hendri, hubungan antara niniak mamak, tokoh adat, masyarakat dan generasi muda harus terus diperkuat.

Dengan demikian, adat tidak hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi dapat tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat masa kini sekaligus menjadi pedoman bagi generasi mendatang.

Bersama Menjaga Marwah Adat

Silaturahmi di Kaffe Alta juga dimanfaatkan Hendri Yazid untuk mendengarkan secara langsung pandangan para pemangku adat yang hadir.

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026Banner - Berita Duka Bpk Azwar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini