Sebab partai yang mengkritik oligarki pun dapat menghadapi dilema ketika membutuhkan biaya besar untuk membangun organisasi.
Gerakan Rakyat dan Anies 2029
Fenomena lain datang dari Partai Gerakan Rakyat.
Gerakan Rakyat secara terbuka menyatakan bahwa pendiriannya berkaitan dengan agenda perubahan dan pencalonan Anies Baswedan dalam Pilpres 2029. Ketua Umum Sahrin Hamid menyebut keputusan mendirikan partai tersebut diambil melalui Rakernas pada Januari 2026.
Pada September 2026, proses legalitas badan hukum partai tersebut masih berlangsung di Kementerian Hukum.
Ini menunjukkan munculnya upaya membangun kendaraan politik baru di luar partai-partai yang saat ini memiliki kursi di DPR.Menariknya, Gerakan Rakyat tidak hanya berbicara mengenai figur. Mereka juga membawa narasi perubahan, keadilan sosial dan partisipasi warga.
Tetapi seperti halnya partai baru lainnya, tantangannya tidak ringan.
Partai baru harus membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar kendaraan elektoral seorang tokoh.
Ia harus membangun kaderisasi, organisasi, mekanisme pengambilan keputusan, sumber pembiayaan yang transparan dan hubungan yang sehat dengan kelompok kepentingan ekonomi.
Editor : Fix Sumbar