Bakom, Jembatan Konstitusional Presiden dan Rakyat di Era Algoritma

Bakom, Jembatan Konstitusional Presiden dan Rakyat di Era Algoritma
Bakom, Jembatan Konstitusional Presiden dan Rakyat di Era Algoritma

Bakom bukan sekadar menyampaikan pesan dari Istana kepada rakyat. Bakom juga harus mampu menangkap suara rakyat dan mengembalikannya sebagai bahan evaluasi kebijakan.

Di sinilah makna sebuah jembatan.

Jembatan bukan hanya tempat satu arah untuk menyampaikan pesan. Jembatan memungkinkan dua sisi saling terhubung.

Maka tantangan Bakom di era AI bukan bagaimana pemerintah menguasai algoritma, melainkan bagaimana teknologi digunakan untuk memastikan rakyat tidak kehilangan akses terhadap kebenaran informasi, kritik, aspirasi dan proses kebijakan publik.

Demokrasi digital harus tetap berpijak pada konstitusi.

Sebab pada akhirnya, teknologi hanyalah alat. Yang menentukan arah perjalanan bangsa tetaplah manusia, institusi negara dan konstitusi.

Demokrasi digital jangan berubah menjadi demokrasi algoritmik.

Dan Bakom dapat memainkan peran strategis sebagai salah satu jembatan agar visi dan misi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat dipahami publik, sekaligus agar suara publik tetap dapat kembali kepada pemerintah.

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026Banner - Berita Duka Bpk Azwar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini