"Infonya dua anak muda Dharmasraya Sutan David Melko - Pandong Spendra tengah bekerja untuk berantakan skenerio kota kosong, itu yang kencang jadi pembicaraan warga,"ujar Adrian Toaik Tuswandi.Dua tokoh itu, dari tracking digital dilakukan Tim Pilkada JPS, bukan sosok sembarangan, David Melko merupakan pengusaha muda yang karir politik terus menjulang sebagai kader Osman Sapta di Sumbar.
Terus Pandong Spendra dia terkenal setelah berdarah-darah dalam gerakan aktifis mahasiswa, Pandong itu besar karena gerakan aktifis dan kerja sosial nya, terkahir Pemilu 2024, Pandong adalah Direktur Saksi dari Partai NasDem.Politik itu bergerak, kata banyak pengamat, politik itu ujungnya unpredictable (sulit diprediksi).
"Bisa dan sah saja, di last minute terjadi perubahan drastis,itu pengamat elektoral Sumbar,"ujar Ketua Tim Pilkada JPS, Zondra Pajok."Berdasarkan hasil Pemilu 2024, ternyata masih ada dua Parpol yang memiliki peluang mengantarkan Paslon kedua Pilkada di Dharmasraya sekaligus menyelamatkan demokrasi di Dharmasraya. Yakni Hanura dan Nasdem,"ujar Pajok.
Berdasarkan putusan MK, suara dua partai ini mencukupi untuk mengusung David dan Pandong yang membuyarkan impian melawan kotak kosong.Bahkan, banyak pengamat meyakini, David dan Pandong akan menjadi " kuda menang" yang berlari kencang meninggalkan "duo uni" (Annisa-Leli) itu.
Bahkan, begitu nama David dan Pandong mengapung ke permukaan atas usungan Hanura dan Nasdem, situasi politik berbalik arah."Dukungan elektoral (pemilih) "akar rumput" di Dharmasraya kepada David dan Pandong akan sulit terbendung dan dibendung,"ujar Alvian orang Dharmasraya yang merantau di Jakarta."Ambo yakin, dukungan ranah dan rantau akan menyatu untuk David dan Pandong. Ayo, selamatkan demokrasi dan teruskan pembangunan di Dharmasraya,"ujar Alvian. (fby/adr)
Editor : Fix Sumbar


