"Ya kita prinsipnya tetap Kongres adalah pemilik kekuasaan tertinggi sebuah organisasi, Tatib Kongres masih draft, semuanya diputus oleh pemilik suara Kongres VII," ujar Adrian.
Sedangkan banyak muncul calon Ketum menurut Adrian adalah wajar, karena gudang orang hebat itu selama ini ada di alumni UNAND."Kita lihat saja dinamikanya, jangan jangan banyak calon sekedar cek ombak doang, soal aklamasi soluai, karena kekinian dan kedepan IKA UNAND butuh figur Ketum yang dipilih aklamasi dan menjadi beringin gadang mengayomi puluhan ribu alumni UNAND di dunia ini," ujar Toaik biasa Adrian Tuswandi disapa banyak kalangan di Sumbar. (*)
Editor : Fix Sumbar


