Saya sedang berada di kawasan wisata Lintas Hutan Indah, dengan fokus pada lokasi Orchid Forest. Nama yang pas. Ke hutan nan indah ini, dengan beberapa obyek, hampir 60%–70% pengunjung masuk ke area Orchid. Area ini menonjolkan beragam spot selfie dengan suasana hutan pinus sebagai daya tarik utama. Juga anggrek.
Fasilitas meliputi penjualan anggrek, pameran, jajanan seperti kopi, roti, kue dan deretan warung yang membentuk semacam food court, serta wahana seperti flying pole, jembatan gantung, dan kuda tunggang.
Orchid Forest dipandang paling populer berkat strategi pemasaran dan reputasi yang sudah berjalan sejak sekitar 2017, sehingga menarik mayoritas pengunjung muda dan ibu-ibu. Sementara, lokasi lain di kawasan ini berkembang pada rentang 2019–2022.
Akhirnya sampai di ujung. Tersedia layanan antar-jemput (shuttle) dari parkiran bawah menuju parkiran atas, sehingga pengunjung tidak perlu berjalan kaki. Opsi berjalan kaki tetap ada, tetapi pengunjung umumnya dianjurkan menggunakan shuttle demi kenyamanan.Obyek wisata ini, berada di wilayah Perhutani, sehingga pengelolaannya tetap memperhatikan aspek regulasi kehutanan dan kelestarian lingkungan. Yang mengelola, PT Jala Energy.
Jika Anda ke sini, bukan datang ke rumah kedua, melainkan, menjumpai keindahan di rumahnya sendiri. (*)
Editor : Fix Sumbar