Ia menambahkan, berbagai kegiatan lain juga telah disiapkan dalam rangkaian perayaan seabad Jam Gadang. Meski dengan keterbatasan anggaran, kolaborasi berbagai pihak memungkinkan penyelenggaraan kegiatan berskala besar yang mampu menarik perhatian internasional.
Sementara itu, Waketum IKA Unand, Imelda Sari, menyebut kesuksesan acara ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Bukittinggi, IKA Unand, komunitas, sektor swasta, hingga BUMN.
"Kami berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, berbagai komunitas, swasta, dan BUMN. Persiapan dilakukan dalam waktu sekitar satu bulan dan seluruh pihak menunjukkan semangat yang luar biasa," ujarnya.
Ketua Panitia Rahadiyan kegiatan mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Internasional Jam Gadang Fun Run menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap perayaan 100 tahun Jam Gadang.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga dan hiburan, tetapi juga berperan dalam memperkenalkan destinasi wisata Bukittinggi sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)."Animo masyarakat sangat tinggi. Momentum 100 tahun Jam Gadang ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat citra Bukittinggi sebagai kota pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi masyarakat," katanya.
Pemerintah Kota Bukittinggi berharap Internasional Jam Gadang Fun Run dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat posisi Bukittinggi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya daerah kepada dunia internasional. (*)
Editor : Fix Sumbar