Dengan begitu, keberkahan Ramadhan tidak hanya terasa di bulan ini saja, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian bumi yang kita tinggali.
Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk membangun generasi yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan agama harus menjadi prioritas, baik di lingkungan keluarga maupun di sekolah-sekolah.
Orang tua yang lebih aktif dalam mendidik anak-anak mereka dengan nilai-nilai keislaman yang kuat, akan menjadikan anak-anak mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan memiliki semangat untuk menyebarkan kebaikan.
Di Sumatera Barat, saya melihat banyak komunitas dan pesantren yang aktif dalam menyelenggarakan program-program tahfidz dan kajian Islam selama Ramadhan.
Ini adalah langkah yang sangat baik dan perlu didukung oleh semua pihak.Dengan membangun generasi Qur’ani, kita sedang menanam investasi keberkahan bagi masa depan bangsa.
Setelah Ramadhan berakhir, sering kali semangat beribadah dan berbuat baik ikut meredup.
Padahal, salah satu indikator keberhasilan Ramadhan adalah bagaimana kita bisa mempertahankan nilai-nilai kebaikan yang telah kita tanam selama bulan suci ini.
Jangan sampai kebiasaan baik seperti shalat tepat waktu, tilawah Al-Qur'an, sedekah, dan kepedulian sosial hanya menjadi rutinitas musiman yang berakhir setelah Idul Fitri.



