Ini Tips Simple Guspardi Gaus Soal Politik Uang: Tolak Uangnya, Jangan Pilih Orangnya!!!

Guspardi Gaus bagikan tips tolak Politik Uang, Selasa 20 Juni 2023. (ndo)
Guspardi Gaus bagikan tips tolak Politik Uang, Selasa 20 Juni 2023. (ndo)

FIXSUMBAR, - Pesta demokrasi makin mendekat, 14 Februari 2024 menjadi Hari Pemilu memilih wakil rakyat dan daerah serta Pemilihan Presiden.Taj dipungkiri, bahkan sudah jadi bahan gunjingan umum kalau politik uang makib masive dan terang-terang kedepannya.

Makin parahkah, terus apa tipsnya untuk tolak poiitik uang itu?Ini dia, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Guspardi Gaus memberikan tips simple soal politik uang itu. Politisi asal Minangkabau ini mengimbau masyarakat untuk menolak segala bentuk politik uang, baik dari partai politik, tim kampanye maupun calon anggota legislatif (caleg) dalam kontestasi Pemilu 2024.

Selain tolak, komitmen partai politik, tim sukses atau tim sukses mupun Caleg yang bersangkutan, kata Guspardi bersepakat untuk tidak melakukan politik uang, ini memang sangat dibutuhkan."Sebab, sistem pemilu legislatif dengan sistem proporsional terbuka yang diberlakukan pada pemilu 2024 dikhawatirkan banyak pihak masih akan marak terjadinya praktik poltik uang,"ujar Guspardi, Selasa 20/6-2023.

Perihal politik uang ini juga kembali ditegaskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dalam pertimbangannya saat menolak uji materi yang di ajukan pemohon terhadap sistem proporsional terbuka beberapa hari yang lalu."Intinya bagaimana semua pihak dapat mencegah dan menghindari politik uang dalam prosesi Pemilu. Jadikanlah politik uang itu menjadi musuh bersama baik oleh parpol, tim sukses dan caleg maupun masyarakat," ulas Legislator asal Dapil Sumatera Barat II itu.

Anggota Komisi II DPR RI ini juga mengingatkan agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) lebih intens melototi dan menyaringkan telinganya terhadap dugaan politik uang dalam pelaksanaan pemilu 2024 mendatang.Karena potensi kecurangan pemilu berupa politik uang ini bisa dikontribusikan oleh perilaku kompetisi yang pragmatis, di tengah suasana kompetisi yang sangat kompetitif dalam Pemilu Legislatif (pileg). Jika politik uang dibiarkan kata Guspardi akan berakibat cacatnya pesta demokrasi lima tahunan

Sementara itu, istilah atau jargon ‘Ambil uangnya, jangan pilih orang’ juga harus di hilangkan dari stigma yang melekat di masyarakat selama ini."Sebab bisa saja caleg yang terpilih karena politik uang akan mengatakan bahwa hubungannya dengan konstituen sudah selesai, sudah lunas. Karena apa? Dia sudah membayar sejumlah uang,"tutur Pak Gaus ini

Lebih lanjut, Guspardi menyebut dirinya selalu menyuarakan agar partai politik, tim kampanye atau tim sukses dan para caleg agar tidak melakukan politik uang.Sebab, hal itu tidak mendidik para pemilih. Guspardi Gaus khawatir politisi yang duduk di parlemen dipilih bukan karena kapasitas, kapabilitas, dan integritas.

"Saya berharap masyarakat sebagai pemilik suara dalam pemilu mendatang, agar tidak mencoblos caleg yang melakukan politik uang. ‘Tolak Uangnya dan Jangan pilih orangnya," ujar Guspardi Gaus.Bagaimanapun praktik politik uang ini menjadi corong utama pemicu munculnya pemimpin yang korup dan tidak pro terhadap rakyat serta merugikan masyarakat dalam jangka panjang.

"Kita berharap yang terpilih itu adalah orang bebas dari politik uang dan mampu melaksanakan tugas dan fungsi sesuai harapan dan keinginan masyarakat yang memilihhya,"ujar Guspardi yang juga anggota Baleg DPR RI tersebut. (faj) 

Editor : Fix Sumbar
Banner Komintau - MenteriBanner KI sumbar
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini