"Kalau ada orang yang tidak menginginkan perubahan, itu orang masa lalu. Bagi saya, yang dirubah itu model kepemimpinannya atau leadership nya,"ungkap Pak Nanik biasa disapa jurnalis Sumbar dengan to the point.Menurutnya, kepimpinan Sumbar dan kabupaten/kota ke depan harus berubah dari konvensional kepada kepemimpinan yang progresif.
"Pertama, model kepemimpinan yang progresif yang kita perlukan. Kedua, kepemimpinan transformatif. PR pemimpin ke depan bagaimana menjadikan pertumbuhan ekonomi Sumbar lebih tinggi dari pertumbuhan nasional," pungkasnya.Nanik pun mengatakan hanya pemimpin progresif transformatif lah Sumbarasik big pictures Indonesia Emas 2045."Tanpa pemimpin berani menerapkan pola progresif dan transformatif terutama soal. Infrastruktur maka Sumbar 5 tahun ke depan lewat dari derap langkah cepat pembangunan nasional. Tol Sumbar tak kelar ini gambaran bahwa profresid pemimpin di provinsi ini minim,"ujar Insanul Kamil. (dri)
Editor : Fix Sumbar