Stabilitas Pasokan Gas di Kepri Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Energi

Hj. Nevi Zuairina, Anggota DPR RI Komisi XII. (Foto: Ist)
Hj. Nevi Zuairina, Anggota DPR RI Komisi XII. (Foto: Ist)

Selain itu, Nevi menggarisbawahi bahwa alokasi gas ekspor ke Singapura dapat dialihkan untuk kebutuhan domestik, seperti Batam.

“Gas yang diekspor ke Singapura sebenarnya bisa dialihkan untuk memenuhi kebutuhan energi di Batam. Kita juga harus mengoptimalkan gas dari lapangan-lapangan yang belum terserap, karena masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan,” jelasnya.

Nevi juga mengungkapkan perlunya sinkronisasi data antara berbagai pihak, seperti PLN dan PGN, terkait kebutuhan dan pasokan gas.

“Ada potensi 90 BBTUD gas di Natuna yang tidak terserap. Jika data ini benar, jumlah tersebut lebih dari cukup untuk dialirkan ke Batam dan mendukung kebutuhan energi di Kepri,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya rekonsiliasi data antara PLN, PGN, dan pemangku kepentingan lainnya agar perencanaan dan eksekusi dapat berjalan lebih efektif.

“Pengembangan EBT di Kepri perlu mendapat perhatian khusus sebagai langkah jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada gas,” tegas Nevi.

“Saya mengajak semua pihak, termasuk Pemerintah Pusat, Daerah, dan pelaku usaha, untuk bersama-sama memastikan pasokan gas di Kepri tidak hanya stabil, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat,” tutup Nevi Zuairina. (***)

Editor : Redaksi
Banner JPS - Bola
Bagikan

Berita Terkait
Terkini