PADANG PARIAMAN - Tim CSR Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir di Nagari Kampuang Galapuang Ulakan dan wilayah sekitarnya setelah hujan ekstrem melanda Sumatera Barat selama tiga hari terakhir.
General Manager BIM, Dony Subardono mengatakan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar bandara.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Harapan kami, kebutuhan dasar warga dapat terbantu hingga kondisi kembali pulih,” kata Dony.
Bersama Pemerintah Daerah Padang Pariaman, BPBD, dan perangkat nagari, bersama tim CSR BIM turun langsung mengantarkan bantuan bagi warga yang terdampak parah oleh banjir.
Berdasarkan data lapangan dari BPBD Padang Pariaman, ada 170 KK terdampak banjir di kawasan Nagari Kampuang Galapuang Ulakan. Kemudian, sekitar 250 jiwa mengungsi ke posko sementara karena rumah terendam banjir.
Kondisi akses yang sempat terputus akibat genangan air membuat bantuan logistik sangat dibutuhkan masyarakat.Tim CSR BIM membawa berbagai kebutuhan dasar, di antaranya, beras, minyak goreng, telur, makanan cepat saji, selimut, dan tikar.
Bantuan diberikan langsung ke titik-titik terdampak dan posko pengungsian untuk memastikan distribusi tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil.
Dalam penyaluran bantuan ini, hadir pula Bapak M. Fadly dari BPKD Padang Pariaman yang berperan mengoordinasikan kebutuhan di lapangan bersama Tim BPBD Padang Pariaman.
“Kami berterima kasih atas kehadiran dan respon cepat CSR Bandara Internasional Minangkabau. Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang sejak kemarin bertahan di posko pengungsian,” kata M. Fadly, BPKD Padang Pariaman.
Editor : Fix Sumbar


