InJourney Airport Ramah Difabel, BIM Salurkan Kaki Palsu hingga Tanam 3.000 Pohon

Teks Foto : InJourney Ramah Difabel, BIM salurkan bantuan kaki palsu, kacamata low vision, buku Braille, serta melakukan penanaman ribuan pohon, Jumat (23/1/2026). FARDIANTO
Teks Foto : InJourney Ramah Difabel, BIM salurkan bantuan kaki palsu, kacamata low vision, buku Braille, serta melakukan penanaman ribuan pohon, Jumat (23/1/2026). FARDIANTO

PADANG PARIAMAN - Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui inisiatif InJourney Ramah Difabel, BIM menyalurkan bantuan kaki palsu, kacamata low vision, buku Braille, serta melakukan penanaman ribuan pohon, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan yang digelar di kawasan Selasar Bandara Internasional Minangkabau tersebut menjadi agenda TJSL perdana BIM pada tahun 2026 dan merupakan program berkelanjutan yang telah dijalankan selama beberapa tahun terakhir.

General Manager Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan program ramah difabel merupakan agenda rutin perusahaan yang menyasar masyarakat sekitar bandara dan wilayah Sumbar.

“Melalui program ini, kami menyalurkan bantuan kaki palsu, kacamata baca atau low vision, serta buku Braille bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan wujud komitmen BIM dalam menghadirkan bandara yang inklusif dan peduli,” ujar Dony.

Berdasarkan data kegiatan, bantuan kaki palsu disalurkan kepada 42 penerima yang berasal dari berbagai daerah, yakni Kota Padang sebanyak 12 orang, Padang Pariaman dan Kota Pariaman 5 orang, Tanah Datar 8 orang, Pasaman 10 orang, serta Kabupaten Agam 7 orang.

Sementara itu, program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata baca dilaksanakan sehari sebelumnya, Kamis (22/1/2026), di sejumlah sekolah dasar di Kota Padang dan sekitarnya. Dari total 674 siswa yang menjalani pemeriksaan, sebanyak 197 siswa menerima kacamata baca.

Sekolah yang menjadi lokasi kegiatan antara lain SDN 21 Batang Anai, SDN 31 Pasir Kandang, SDN 28 Padang Sarai, SDN 24 Batang Anai, serta SDN 06 Pasir Kandang.

Tak hanya itu, BIM juga menyalurkan 52 buku Braille kepada penyandang tunanetra. Bantuan tersebut diberikan kepada 7 siswa SLB Autis Wacana Asih serta 45 anak panti asuhan di berbagai daerah di Sumbar.

Pada sektor lingkungan, BIM turut menyalurkan 3.000 batang pohon yang ditanam di sejumlah wilayah, di antaranya Padang Pariaman, Kota Payakumbuh, Sumpur Kudus Selatan, Kabupaten Agam (Kan Lasi Canduang), Tapian Puti Lubuk Alung, dan Bandar.

Founding Father Kick Andy, Ali Sadikin, menyampaikan bahwa program InJourney Ramah Difabel telah berjalan secara konsisten selama enam tahun.

Editor : Fix Sumbar
Banner Komintau - MenteriBanner KI sumbarBanner Nevi - Haji
Bagikan

Berita Terkait
Terkini