Global Tourism Resilience Day 2026, Momentum Menegaskan Ketahanan Pariwisata Kota Padang

Global Tourism Resilience Day 2026, Momentum Menegaskan Ketahanan Pariwisata Kota Padang
Global Tourism Resilience Day 2026, Momentum Menegaskan Ketahanan Pariwisata Kota Padang

Kemampuan pulih tanpa kehilangan identitas

Resilience bukan sekadar bangkit.

Resilience adalah bangkit dengan kualitas yang lebih baik.

Padang dan Ujian Ketahanan

Sebagai kota pesisir yang berada di zona rawan gempa dan tsunami, Padang memiliki realitas geografis yang menuntut perencanaan jangka panjang. Ditambah tekanan urbanisasi, persoalan sanitasi, tata ruang pesisir, serta degradasi kawasan heritage—tantangan ketahanan bukan teori, melainkan kebutuhan.

Ketahanan pariwisata Padang harus dibangun di atas tiga fondasi utama:

1. Heritage Resilience

Kawasan Kota Tua harus dikelola sebagai zona cagar budaya yang hidup, bukan sekadar bangunan tua yang menunggu renovasi. Perlindungan warisan sejarah adalah bagian dari stabilitas identitas destinasi.

Destinasi tanpa identitas adalah destinasi yang mudah runtuh saat krisis.

2. Blue Resilience

Editor : Fix Sumbar
Banner Komintau - MenteriBanner KI sumbarBanner Nevi - HajiBanner Rahmat Hidayat - Hari BuruhBanner Rahmat Saleh - Pers
Bagikan

Berita Terkait
Terkini