PADANG - InJourney Airports PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (KC BIM) mulai bersiap menghadapi masa angkutan Lebaran yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026.
General Manager InJourney Airports KC BIM, Dony Subardono, memprediksi akan terjadi lonjakan penumpang yang signifikan pada momen Lebaran tahun ini di Sumbar.
Dony menjelaskan bahwa puncak arus kedatangan diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran. "Perkiraan terpadat pada H-3 itu mencapai 12 ribu penumpang, dengan rincian sekitar 8 ribu orang adalah penumpang yang datang ke Sumbar," ujar Dony saat acara buka puasa bersama awak media di Sky Lounge The ZHM Premiere Padang, Jumat (6/3/2026).
Tingginya antusiasme mudik kali ini diduga akibat dampak bencana alam akhir tahun lalu yang membuat banyak perantau menunda kepulangan.
Dony menilai arus balik di BIM kemungkinan akan berlangsung lebih lama karena karakteristik pemudik asal Sumbar yang didominasi oleh pedagang ketimbang pegawai formal.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di pintu masuk, pihak bandara akan melakukan langkah tegas terkait penggunaan e-money.Dony menyoroti kendala klasik di mana masyarakat Sumbar belum terbiasa menggunakan kartu elektronik, sehingga memicu antrean panjang.
"Kalau pakai e-money, proses keluar tol atau masuk bandara hanya 2-6 detik. Namun jika ada transaksi manual, satu kendaraan bisa memakan waktu hingga 2 menit," katanya.
Sebagai upaya mudahkan masyarakat ke BIM, manajemen tengah berkoordinasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk penyediaan kartu dan promo tarif khusus.
Bagi masyarakat yang kehabisan saldo, InJourney Airports menyediakan konter khusus top-up dan ATM BRI di area kedatangan bandara.
Editor : Fix Sumbar
