GOR HAS dan Kebanggaan Ranah Minang

GOR HAS dan Kebanggaan Ranah Minang
GOR HAS dan Kebanggaan Ranah Minang

Belajar Berpikir Lapang

Setiap pembangunan selalu memiliki konsekuensi. Tidak ada keputusan yang benar-benar sempurna, sebagaimana tidak ada pembangunan yang sepenuhnya bebas dari risiko.

Akan selalu ada pihak yang mendukung karena melihat manfaat jangka panjangnya. Sebaliknya, ada pula yang mengkritik karena merasakan dampak yang ditimbulkan. Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat.

Namun, di tengah perbedaan itu, kita perlu belajar berpikir lebih lapang. Jangan sampai prasangka mengalahkan akal sehat. Jangan pula persoalan yang masih dapat diselesaikan justru dibesarkan hingga menutupi tujuan utama pembangunan.

Saya meyakini pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan telah memahami bahwa revitalisasi ini membawa konsekuensi, termasuk terhadap para pelaku UMKM dan masyarakat di sekitar kawasan stadion. Tidak ada pemerintah yang menginginkan rakyatnya kehilangan mata pencaharian tanpa adanya solusi. Tak selamanya pula ada "udang dibalik batu". Tidak semua kerja keras seorang tokoh ditumpangi pesan personal dan warnanya. Saya yakin, sebagai pionir Andre Rosiade tidak begitu.

Karena itu, marilah kita memberi kesempatan kepada proses pembangunan ini berjalan sebagaimana mestinya. Biarkan kontraktor menyelesaikan pekerjaannya sesuai rencana. Mari kita kawal bersama agar setelah revitalisasi selesai, kawasan GOR Haji Agus Salim kembali hidup sebagai pusat olahraga, ruang publik, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Janganlah kita melihat revitalisasi GOR Haji Agus Salim semata-mata dari bentuk atapnya, apakah bergonjong atau tidak. Jangan pula memandang setiap langkah pembangunan dengan prasangka bahwa selalu ada kepentingan tersembunyi di baliknya.

Yang lebih penting adalah manfaat yang akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Fakta menunjukkan bahwa GOR Haji Agus Salim memang membutuhkan pembaruan. Usianya telah melewati empat dekade. Selain dimakan waktu, fasilitas yang ada juga tidak lagi sepenuhnya mampu menjawab tuntutan perkembangan olahraga modern.

Saya percaya, bukan hanya saya, tetapi juga ribuan bahkan jutaan orang Minang, baik yang berada di ranah maupun di rantau, menaruh harapan besar terhadap wajah baru stadion ini.

Editor : Fix Sumbar
Banner JPS - BolaBanner Rahmat Saleh - Gema
Bagikan

Berita Terkait
Terkini