Namun tetap penulis berharap kepada seluruh pelaku usaha wisata tetap melayani wisatawan lebaran dengan baik, ramah agar citra wisata Sumbar tidak tercoreng yang berakibat malasnya wisatawan ke Sumbar akibat viral ke seantero dunia masaalah kenaikan parkir 3.000 atau Indomie rebus 5.000 ... Sangat naif sekali.
Kepada masyarakat dan wisatawan perantau penulis berharap teruslah promosikan hal-hal baik kampung halaman kita agar kembali bangkit dari kemiskinan pasca bencana yang tentu jika wisata Sumbar citra positif anak kemenakan kita juga yang akan merasakan dampak ekonominya ke depan, bahwa pariwisata akan berdampak terhadap sektor usaha lainnya baik pertanian, peternakan, bergairahnya pasar dan data beli masyarakat. (*)Baca juga: Insan Antara Garda Terdepan Program Negara



