Meskipun ketidakhadiran Mahyeldi menjadi sorotan, acara ini tetap berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu memberikan ruang bagi para calon kepala daerah untuk menyampaikan visi dan misi mereka secara terbuka.Hal ini penting, terutama bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pemahaman mendalam mengenai gagasan para calon pemimpin yang akan memimpin Sumbar di masa depan.
Yoga berharap, di acara-acara berikutnya, semua calon kepala daerah dapat hadir secara langsung, sehingga masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat berdialog lebih intensif dengan para calon.Partisipasi aktif dari semua calon akan memberikan dampak positif dalam proses demokrasi yang transparan dan inklusif.Dengan demikian, acara Alek Demokrasi X Pilah Pilih tidak hanya menjadi ajang diskusi politik, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan mahasiswa tentang pentingnya partisipasi politik dalam proses pembangunan daerah. (***)
Editor : Fix Sumbar


