Gempa besar disusul tsunami itu bukanlah kejadian sebenarnya. Akan tetapi latihan kesiapsiagaan terhadap gempa dan tsunami yang dilakukan Pemko Padang kepada warga. Latihan ini dilakukan untuk membiasakan masyarakat untuk siap siaga apabila terjadi bencana gempa dan tsunami.
Kegiatan drill gempa dan tsunami itu dilakukan di 55 kelurahan di Kota Padang. Terutama di daerah zona merah tsunami. Di kegiatan itu Wali Kota Padang memantau kegiatan di Hotel Santika. Sementara Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di SMPN 25 Padang. (*)Baca juga: Jalankan Instruksi Kepala BP BUMN, PTPN I Hentikan Kasus Kakek Mujiran Lewat Restorative Justice
Editor : Fix Sumbar



