PADANG - Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya dari Jaringan Pemred Sumbar (JPS). Penghargaan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kepedulian dalam aksi “Bakti untuk Negeri”, khususnya saat merespons bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat.
Kepada wartawan pada Minggu (5/4/2026), Zigo mengatakan penghargaan itu bukan sekadar simbol apresiasi, tetapi juga menjadi amanah moral untuk terus bekerja dan hadir bagi masyarakat.
“Beberapa hari yang lalu, saya menerima penghargaan dari Jaringan Pemred Sumatera Barat. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kepedulian dalam ‘Bakti untuk Negeri’, khususnya dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar,” ujar Zigo.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap langkah, kebijakan, dan upaya yang dilakukan harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat bencana.
“Sebagai wakil rakyat, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi pengingat bagi kami untuk terus memastikan setiap langkah dan upaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terlebih dalam situasi bencana, kehadiran negara dan kepedulian semua pihak menjadi sangat penting,” katanya.
Zigo menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga terkait, hingga masyarakat. Menurutnya, kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang terdampak langsung oleh bencana.Sementara itu, Ketua Jaringan Pemred Sumbar, Adrian Tuswandi, mengatakan penghargaan yang diberikan kepada Zigo Rolanda merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian dan kontribusinya terhadap masyarakat Sumbar, terutama dalam situasi kebencanaan.
“Penghargaan ini kami berikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki komitmen nyata untuk masyarakat. Pak Zigo Rolanda menunjukkan kepedulian yang konsisten, khususnya dalam merespons berbagai persoalan masyarakat, termasuk saat terjadi bencana hidrometeorologi di Sumbar,” ujar Adrian.
Ia menambahkan, penghargaan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri” merupakan bentuk penghormatan JPS kepada tokoh dan lembaga yang hadir serta berkontribusi nyata bagi daerah.
Adrian menegaskan bahwa penghargaan tersebut juga menjadi simbol dukungan moral agar para tokoh penerima terus menjaga komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Editor : Fix Sumbar