Aktivis dan Mantan Aktivis

Aktivis dan Mantan Aktivis
Aktivis dan Mantan Aktivis

Sikap, cara pandang dan pendapat boleh saja berbeda. Kepala tetap hitam, pendapat tentulah berbeda. Pro dan kontra atas sebuah program pastilah ada. Semua tersaji dalam dialetika amtar aktivis dan mantan aktivis.

Di penghujung diskusi, tersaji gambaran yang menarik. Setajam apa pun pertanyaan yang dilontarkan, dialog antara Andre dan mahasiswa tidak berujung pada debat kusir.

Diskusi yang mengalir antara senior dan junior, antara aktivis dan mantan aktivis, justru bermuara pada kebersamaan. Kedua belah pihak saling memberi apresiasi, sekaligus membuka diri terhadap kritik.

Tak ada manusia yang sempurna. Karena itu, kita hadir untuk saling mengingatkan dan membuka mata serta telinga.

Sikap dan pikiran Kritis itu wajib. Kegelisahan intelektual harus disalurkan. Bersuara boleh, bahkan sangat diperlukan. Namun tetaplah memilih diksi dan narasi yang berlandaskan norma dan kepatutan. Pada akhirnya, perbedaan bukan untuk memisahkan—melainkan untuk memperkaya cara pandang terhadap sebuah masalah dilapangan. (*)

Editor : Fix Sumbar
Banner Komintau - MenteriBanner KI sumbarBanner Nevi - HajiBanner Rahmat Hidayat - Hari BuruhBanner Rahmat Saleh - Pers
Bagikan

Berita Terkait
Terkini