Dan pada 1948, enam perempuan melanjutkan semangat itu melalui jalan yang berbeda.
Mereka memilih kepolisian.
---
Dari perempuan Minang kepada perempuan Indonesia
Kita harus berhati-hati agar tidak menyederhanakan sejarah.
Tidak semua enam perintis Polwan berasal dari Minangkabau.Namun pendidikan pertama mereka berlangsung di Bukittinggi, di tengah lingkungan sosial dan sejarah Sumatera Barat yang sangat kuat.
Karena itu, Bukittinggi mempunyai tempat khusus dalam sejarah Polwan Indonesia.
Di sinilah pertemuan antara perempuan, pendidikan, perjuangan Republik dan institusi negara menemukan bentuk yang konkret.
Dan dari kota inilah sebuah pesan dikirim kepada Indonesia:
Editor : Fix Sumbar