Reaktivasi Kereta Api

Reaktivasi Kereta Api
Reaktivasi Kereta Api

Sumatera Barat tentu tidak membutuhkan angka sebesar Jakarta. Konteksnya berbeda. Namun, prinsipnya sama. Kereta api dapat menjadi transportasi massal yang murah, terjadwal dan mampu mengangkut masyarakat dalam jumlah besar.

Data BPS juga memperlihatkan bahwa permintaan terhadap kereta api terus ada. Pada 2026, jumlah penumpang kereta api Sumatera Barat tercatat sekitar 198.650 orang pada Mei, 226.910 pada Juni dan 217.280 pada Juli. Kalau jalur Padang–Kayu Tanam–Padang Panjang–Bukittinggi kembali tersambung, tentu basis pasarnya akan jauh lebih luas.

Apalagi kawasan yang dilayani bukan kawasan kosong.

Di sana ada pusat pendidikan. Ada pusat perdagangan. Ada kawasan wisata. Ada sentra pertanian. Ada pasar. Ada perkantoran. Ada masyarakat yang setiap hari bergerak dari satu kota ke kota lainnya.

Tidak Sebatas Penumpang

Menurut saya, kesalahan kita selama ini adalah melihat kereta api hanya dari jumlah penumpang.

Padahal manfaatnya jauh lebih besar. Ada penghematan waktu. Ada penghematan biaya perjalanan. Ada pengurangan penggunaan BBM. Ada pengurangan kendaraan di jalan raya. Ada pengurangan beban jalan. Ada potensi pengembangan kawasan di sekitar stasiun.

Benefit yang tak kalah adalah efisiensi logistik. Bayangkan barang dari Darek menuju Padang tidak semuanya harus dibawa menggunakan truk. Bayangkan hasil pertanian dari Tanah Datar, Agam dan kawasan sekitarnya bisa memiliki pilihan moda transportasi lain menuju pusat perdagangan. Bayangkan semen, bahan pangan, hasil perkebunan dan berbagai komoditas dapat diangkut dengan kereta api dalam jumlah besar.

Disejumlah negara maju dan KAI sendiri menyebut konektivitas rel dengan kawasan industri dan pelabuhan dapat membuat distribusi lebih efisien. Kenapa? Karena barang dapat bergerak dalam volume besar dengan pola operasi yang lebih stabil dan biaya mobilisasi logistik bisa ditekan hingga 40 persen sehingga produk menjadi kian kompetitif.

Sekali lagi, jangan hanya menghitung berapa orang yang naik kereta. Hitung juga berapa biaya ekonomi yang bisa dihemat.

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026Banner - Berita Duka Bpk Azwar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini