Reaktivasi Kereta Api

Reaktivasi Kereta Api
Reaktivasi Kereta Api

Mengurai Kemacetan

Ada manfaat lain yang tidak kalah penting: mengurai kemacetan. Saat ini jalan raya menjadi tumpuan hampir semua jenis mobilitas.

Mobil pribadi. Bus. Travel. Truk. Angkutan barang. Semuanya berada di jalan yang sama. Truk dengan muatan berat tentu membutuhkan ruang lebih besar. Kecepatan kendaraan juga lebih rendah. Ketika jumlahnya semakin banyak, arus lalu lintas ikut terpengaruh.

Pada saat yang sama, kendaraan bertonase berat juga memberikan beban lebih besar terhadap konstruksi jalan. Jalan cepat rusak. APBN dan APBD menjadi terkuras, beban subsidi BBM (BBM penusagan menjadi membengkak). Artinya, semakin banyak kendaraan berat yang menggunakan jalan, semakin besar pula kebutuhan pemeliharaan jalan dan makin besar pula pemborosan APBN dan APBD.

Di sinilah kereta api memiliki keunggulan. Satu rangkaian kereta bisa mengangkut penumpang atau barang dalam jumlah besar dalam satu perjalanan. Jalan raya menjadi lebih ringan. Kemacetan bisa ditekan. Konsumsi BBM bisa dikurangi. Pemerintah tidak harus terus-menerus mengejar pertumbuhan jalan raya untuk mengimbangi pertumbuhan kendaraan.

Ada Pasarnya

Kita tidak perlu terlalu jauh melihat Jakarta. Lihat saja pengalaman Sumatera Barat sendiri. Kereta Sibinuang telah menjadi pilihan masyarakat Padang dan Pariaman. Salah satu alasannya sederhana: murah, relatif nyaman dan jadwalnya lebih pasti.

Ada pula keuntungan lain. Stasiun berada dekat dengan pusat aktivitas masyarakat. Itulah yang membuat kereta api memiliki daya tarik. Masyarakat tidak hanya membeli tiket. Mereka membeli kepastian perjalanan.

Ini penting. Saya sendiri termasuk salah satu pengguna transportasi yang sudah beralih ke kereta api. Ketika ada tugas ke Jakarta, dahulu saya lebih sering menggunakan taksi. Kemudian beralih ke Damri. Sekarang, kalau memungkinkan, saya memilih kereta api.

Dari Bandara Soekarno-Hatta menuju kawasan BNI City, misalnya, perjalanan kereta bandara memberikan kepastian waktu yang sulit diperoleh ketika kendaraan harus berhadapan dengan kemacetan jalan raya.

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026Banner - Berita Duka Bpk Azwar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini