Isu utama yang mengemuka adalah upaya mendorong jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Padang mewujudkan visi “Padang tertib berlalu lintas”.
Visi ini mencakup konsistensi penegakan hukum, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, pemanfaatan teknologi pengawasan berbasis digital, serta penguatan edukasi kepada masyarakat.
Forum juga menekankan bahwa ketertiban berlalu lintas bukan semata tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan kesadaran kolektif seluruh pengguna jalan.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.Melalui FGD tersebut, semangat kolaborasi dan kepemimpinan partisipatif terasa kuat. Harapannya, hasil diskusi ini dapat menjadi fondasi kebijakan dan langkah strategis dalam mewujudkan Kota Padang yang lebih tertib, aman, dan berbudaya dalam berlalu lintas. (*)
Editor : Fix Sumbar