PADANG PARIAMAN - Sepekan pelaksanaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 H, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara International Minangkabau (BIM) mencatat pertumbuhan pergerakan penumpang maupun pesawat yang cukup signifikan.
Tercatat, BIM melayani pergerakan penumpang. Meningkat 4.7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 9.548 penumpang. Puncak arus mudik terjadi pada H-6 Idul Fitri atau 14 Maret 2026 dengan total 9.981 penumpang dalam satu hari.
Sejalan dengan peningkatan penumpang, pergerakan pesawat juga menunjukkan tren positif. Terdapat 71 pergerakan pesawat atau tumbuh 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dimana Bandara Internasional Minangkabau melayani sebanyak 68 pergerakan pesawat.
Dari total tersebut, terdapat 12 penerbangan tambahan (extra flight) yang melayani rute Jakarta-Padang untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode arus mudik Lebaran.
Adapun puncak pergerakan pesawat terjadi pada H- 3 Idul Fitri atau 18 Maret 2026 dengan total 71 pergerakan pesawat dalam satu hari.
General Manager BIM, Dony Subardono menyampaikan, bahwa capaian trafik selama sepekan Posko Nataru mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta efektivitas kesiapan operasional bandara.“Peningkatan jumlah penumpang yang diikuti dengan bertambahnya pergerakan pesawat, termasuk penerbangan ekstra, telah kami antisipasi melalui kesiapan infrastruktur, fasilitas, serta personel bandara," ujarnya, Rabu (18/3/2026).
"Fokus kami adalah memastikan kelancaran operasional, melayani pengguna jasa dengan sepenuh hati serta terjaganya aspek keamanan dan keselamatan penerbangan selama periode arus mudik hingga arus balik Lebaran tahun 2026,” ujarnya.
Dony Subardono menambahkan, melalui sinergi dan koordinasi yang erat dengan seluruh stakeholder terkait maka BIM selaku pintu gerbang udara Sumbar optimis dapat menjaga kesiapan operasional serta memberikan layanan sepenuh hati guna menciptakan Ramadan penuh warna bagi pengguna jasa yang melakukan perjalanan udara untuk merayakan Idul Fitri 1447 H bersama keluarga di kampung halaman. (*)
Editor : Fix Sumbar