Kini, harapan itu tertumpu pada sisa empat laga terakhir. Mungkin secara matematis peluang tipis. Tapi di sepak bola, seperti halnya hubungan antara Semen Padang dan suporternya, hal-hal ajaib bisa terjadi jika ada kepercayaan yang tersisa.
Atau jika tidak, setidaknya semua pihak bisa belajar bahwa kesetiaan tidak diukur saat tim berada di puncak, melainkan saat mereka jatuh dan butuh tangan untuk bangkit kembali.
Itulah kenangan tentang suporter angker Semen Padang yang tak akan pernah benar-benar lenyap dari ingatan kita. Meskipun stadion hening, cerita tentang mereka akan terus bergema.(*) Editor : Fix Sumbar