Mengenang Seabad Gempa Dahsyat Padang Panjang, Yose Hendra Luncurkan Buku Gempa Tujuh Hari

Mengenang Seabad Gempa Dahsyat Padang Panjang, Yose Hendra Luncurkan Buku Gempa Tujuh Hari
Mengenang Seabad Gempa Dahsyat Padang Panjang, Yose Hendra Luncurkan Buku Gempa Tujuh Hari

Refleksi tersebut dirangkai dengan peletakan batu pertama pembangunan penanda sejarah Gempa 1926 sebagai simbol pengingat bagi generasi mendatang akan salah satu bencana terbesar yang pernah terjadi di Sumatera Barat.

Wali Kota Hendri Arnis yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Putu Venda mengatakan, peringatan satu abad gempa tidak sekadar mengenang tragedi masa lalu, tetapi juga menjadi pengingat akan semangat masyarakat Padang Panjang yang mampu bangkit dari bencana.

"Kita mengenang gempa 28 Juni 1926 sebagai pengingat bagi generasi hari ini dan generasi mendatang bahwa kota ini pernah mengalami salah satu tragedi terbesar dalam sejarahnya. Namun dari peristiwa itu pula, masyarakat Padang Panjang membuktikan mampu bangkit dan terus melangkah ke depan," ujarnya.

Ia menyampaikan, bencana yang meluluhlantakkan infrastruktur dan merenggut banyak korban jiwa itu menyisakan pelajaran berharga tentang pentingnya gotong royong, ketabahan, dan kebersamaan dalam membangun kembali daerah.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut terus diwariskan hingga kini dan menjadi kekuatan yang mengantarkan Padang Panjang berkembang sebagai kota pendidikan, kota budaya, dan kota religius.

"Refleksi satu abad gempa ini harus menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan budaya sadar bencana, serta membangun masyarakat yang semakin tangguh menghadapi berbagai potensi bencana di masa depan," ucapnya. (*)

Editor : Fix Sumbar
Banner JPS - Bola
Bagikan

Berita Terkait
Terkini