“Apapun kegiatannya, media kami dorong untuk terus bergabung. Di Pokja Wartawan itu semua berkumpul, sehingga komunikasi lebih terarah,” katanya lagi.
Dalam kesempatan tersebut, Ibud memaparkan skema kerja sama media di DPRD Banten. Untuk media daring, kerja sama dilakukan melalui pemberitaan advertorial dengan nilai Rp1,2 juta per tayang. Sementara media cetak mendapatkan anggaran Rp8,5 juta untuk iklan seperempat halaman dan Rp17 juta untuk setengah halaman.
Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sekitar 350 media online yang terdaftar bekerja sama dengan DPRD Provinsi Banten. Secara keseluruhan, DPRD Banten mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,5 miliar untuk kerja sama media, dan anggaran 17 miliar untuk semua publikasikan termasuk di youtube.
Selain itu, khusus kegiatan reses, DPRD Banten juga menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk mendukung peliputan wartawan yang mendampingi anggota dewan ke daerah pemilihan.Diskusi berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif. FWP-SB berharap hasil kunjungan ini dapat menjadi referensi positif dalam meningkatkan profesionalisme serta pola kemitraan antara DPRD dan media di Sumbar. (*)
Editor : Fix Sumbar


