Pada akhirnya, tantangan pemerintahan Prabowo tidak hanya berasal dari persoalan ekonomi dan pembangunan, tetapi juga dari kemampuan mengelola dinamika politik yang semakin kompleks. Selama seluruh aktor politik tetap menjunjung etika demokrasi, menghormati konstitusi, dan mengutamakan dialog, perbedaan pandangan akan menjadi energi untuk memperkuat demokrasi Indonesia, bukan melemahkannya.
Cilodong, 26 Juni 2026
Baca juga: Perang Kamang 1908 dan Mahasiswa Bundaran HI 2026: Resonansi Sejarah Mencari Resolusi Demokrasi
Irdam Imran
Catatan redaksional: Naskah ini disusun sebagai opini/analisis. Beberapa bagian merupakan interpretasi politik penulis dan bukan pernyataan fakta mengenai maksud atau tujuan pihak-pihak yang disebutkan Editor : Fix Sumbar