Urang Awak di Ruang Mesin Republik

Urang Awak di Ruang Mesin Republik
Urang Awak di Ruang Mesin Republik

Monitoring terhadap sejumlah perusahaan dilakukan secara berkala. Tata kelola diperbaiki. Transparansi diperkuat. Praktik-praktik yang berpotensi merusak kesehatan korporasi, termasuk rekayasa keuangan, menjadi perhatian serius.

Langkah paling menantang mungkin terjadi di sektor infrastruktur.

Selama bertahun-tahun, persoalan keuangan BUMN Karya menjadi salah satu isu yang paling sering dibicarakan. Banyak proyek besar berjalan dengan pembiayaan yang agresif. Beban utang meningkat. Sebagian proyek bahkan menghadapi persoalan penyelesaian.

Dony memilih pendekatan yang tidak biasa.

Alih-alih menutupi masalah, ia mendorong pembukaan data secara transparan. Audit terhadap proyek bermasalah dilakukan. Model bisnis yang terlalu bergantung pada utang mulai dievaluasi dan ditata ulang.

Langkah itu tidak selalu nyaman. Namun perubahan besar memang jarang lahir dari zona aman.

Perlahan hasilnya mulai terlihat.

Sejumlah perusahaan negara mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan. PT Timah menjadi salah satu contoh yang paling menonjol. Setelah melalui berbagai proses pembenahan, perusahaan tersebut berhasil membukukan lonjakan laba yang mendapat perhatian langsung dari Presiden.

Perusahaan-perusahaan lain juga menunjukkan perkembangan positif. Pupuk Indonesia, Semen Indonesia, Pertamina, Pelindo, BTN, hingga Bank Mandiri menjadi bagian dari daftar BUMN yang diapresiasi pemerintah atas capaian kinerjanya.

Bagi Indonesia, keberhasilan itu menunjukkan bahwa transformasi BUMN bukan sekadar slogan.

Editor : Fix Sumbar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini