“Kami ingin pastikan bahwa digitalisasi bukan hanya slogan. Taspen harus benar-benar menjamin keamanan data peserta, transparansi, dan integritas tata kelola,” tegasnya.
Di dalam dialog rapat, Hj. Nevi juga mengingatkan seluruh BUMN asuransi tersebut untuk menjalankan reformasi yang menyeluruh dan terukur. Ia menekankan bahwa kepercayaan publik harus dipulihkan sepenuhnya.Baca juga: IKA Unand Berkolaborasi dengan Pemko Bukittinggi Gelar Event Internasional Jam Gadang Fun Run 2026
“BUMN asuransi ini harus jadi contoh. Sehat, untung, profesional, dan mampu bersaing dengan asuransi swasta global. Hanya dengan cara itu kepercayaan rakyat bisa kembali pulih sepenuhnya,” pungkas Nevi Zuairina. (***)
Editor : Redaksi


