TIONGKOK - Empat Awardee M Scholarship, yaitu Chindi Fernanda Suwardi, Fransiska Lavenia R. Siallagan, Ilham Saputra, dan Teddy Hadi Yumitra, berhasil meraih Silver Medal pada ajang Shanghai Innovation Challenge 2026 yang diselenggarakan di Shanghai, Tiongkok, pada 13 Juni 2026.
Prestasi tersebut diraih melalui inovasi M Glam Art Cycle, sebuah solusi kreatif yang mengolah limbah kosmetik menjadi bahan lukis yang lebih bernilai dan ramah lingkungan.
Berangkat dari kepedulian terhadap permasalahan sampah kosmetik yang terus meningkat, tim mengembangkan M Glam Art Cycle sebagai alternatif pemanfaatan limbah kosmetik yang selama ini jarang diolah kembali.
Inovasi ini menggabungkan aspek lingkungan, kreativitas, dan edukasi sehingga mampu menarik perhatian dewan juri pada kompetisi tingkat internasional tersebut dan mengantarkan tim meraih penghargaan Silver Medal.
Keempat mahasiswa tersebut merupakan penerima M Scholarship, program beasiswa yang diinisiasi oleh M Foundation, lembaga filantropi yang lahir dari M Corp Indonesia (Miss Glam dan Miniku).
Program ini tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga pembinaan karakter, pengembangan kapasitas diri, serta ruang bagi mahasiswa untuk berkarya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai proyek sosial maupun kompetisi.Keikutsertaan tim dalam Shanghai Innovation Challenge 2026 mendapat dukungan melalui Competition Support Program M Foundation, sebuah program yang dirancang untuk mendorong awardee mengembangkan potensi dan memperluas pengalaman mereka di berbagai ajang kompetisi, baik tingkat nasional maupun internasional.
M Foundation mengapresiasi atas capaian yang diraih para awardee. Prestasi ini menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat global sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.
M Foundation bangga atas pencapaian para awardee M Scholarship yang berhasil membawa nama Indonesia dan M Foundation ke ajang internasional. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan berani memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Pencapaian ini juga menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu lahir dari sesuatu yang besar, melainkan dapat berawal dari persoalan sederhana yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Fix Sumbar