Dan dari tangan mereka, Indonesia diajarkan arti sejati dari demokrasi: berkeadilan, bermartabat, dan bermusyawarah.
Penutup
Penganugerahan Rahmah El Yunusiyyah sebagai Pahlawan Nasional adalah kebanggaan besar bagi Sumatera Barat.
Namun, lebih dari itu, penghargaan ini juga menjadi momentum reflektif untuk menimbang ulang arah demokrasi kita — agar tidak dikuasai oleh angka, tetapi dipimpin oleh nurani.Semoga semangat pendidikan Rahmah El Yunusiyyah dan kritik konstitusional Aisyah Amini terus hidup di hati generasi baru Indonesia yang ingin membangun bangsa ini secara adil, dari Padang Panjang untuk seluruh Nusantara.
Tulisan ini merupakan opini pribadi, tidak mewakili lembaga manapun. (*)



