Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional

Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional
Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional

Ada jaringan politik.

Dan ada sistem yang memungkinkan semuanya berlangsung.

Karena itu, pemberantasan korupsi harus berjalan bersama dengan reformasi demokrasi dan penguatan negara hukum.

Kembali kepada Supremasi Konstitusi

Pada akhirnya, persoalannya bukan apakah Indonesia membutuhkan lebih banyak ormas.

Bukan pula apakah Indonesia membutuhkan lebih banyak relawan.

Bukan juga apakah ulama dan santri boleh berpolitik.

Jawabannya tentu saja: mereka semua adalah bagian sah dari kehidupan demokrasi.

Yang harus kita pertanyakan adalah:

Apakah mereka berdiri di atas kepentingan konstitusi atau di bawah kepentingan kekuasaan?

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026
Bagikan

Berita Terkait
Terkini