Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional

Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional
Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional

Indonesia bukan hanya negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, tetapi juga memiliki tradisi pesantren dan ulama yang telah lama menjadi bagian dari sejarah kebangsaan.

Ulama memiliki sesuatu yang tidak dimiliki politisi:

otoritas moral.

Karena itu, suara ulama sangat penting ketika kekuasaan mulai menyimpang.

Ulama harus berani mengatakan benar ketika kekuasaan benar.

Ulama juga harus berani mengatakan salah ketika kekuasaan salah.

Jangan sampai otoritas moral tersebut berubah menjadi legitimasi politik.

Sebab ketika agama digunakan untuk membenarkan semua tindakan penguasa, maka agama kehilangan fungsi kritisnya.

Ulama bukan pejabat pemerintah.

Ulama adalah penjaga moral masyarakat.

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026
Bagikan

Berita Terkait
Terkini