Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional

Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional
Ormas Premanisme, Relawan, Ulama, dan Santri dalam Pusaran Demokrasi Elektoral dan Politik Transaksional

Karena itu, semakin dekat seorang ulama dengan kekuasaan, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk menjaga independensi moral.

Santri Jangan Dijadikan Lumbung Suara

Demikian pula dengan santri.

Santri adalah kekuatan intelektual, moral dan kebudayaan bangsa.

Pesantren telah melahirkan banyak tokoh nasional.

Karena itu, sangat menyedihkan jika santri hanya dipandang sebagai angka dalam kalkulasi elektoral.

Santri jangan hanya dicari ketika pemilu.

Santri harus ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan peradaban.

Mereka harus diberi ruang untuk berpikir kritis, menguasai ilmu pengetahuan, memahami konstitusi dan mampu membaca perubahan zaman.

Santri yang kritis bukan ancaman bagi negara.

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026
Bagikan

Berita Terkait
Terkini